Penasaran kenapa nama blog ini "Music Online 88"? klik disini untuk penjelasanya :D

Heidemarie Schwermer, 17 Tahun Hidup Bahagia Tanpa Uang

Di zaman seperti sekarang ini sulit rasanya hidup tanpa memiliki uang. Semua hal dalam kehidupan kita setiap harinya harus membutuhkan uang. Uang pun biasanya dijadikan ukuran seberapa suksesnya orang tersebut. Siapa yang bisa hidup tanpa uang di zaman modern seperti saat ini?



Heidemari Schwermer

Jawabannya adalah wanita asal Jerman bernama Heidemarie Schwermer. Wanita berusia 71 tahun itu sudah hidup selama 17 tahun tanpa uang. Benarkah?

Heidemarie dilahirkan dari keluarga pengungsi Perang Dunia II dari Prusia ke Jerman. Sebelum mengungsi, di Prusia, ayahnya memiliki pabrik pemanggangan kopi yang cukup sukses dan terkenal. Saat kecil hidup Heidemarie amat nyaman, dan tentram, selalu ada pembantu yang siap melayani kebutuhan Heidemarie. Ditambah tukang kebun keluarga, tentunya mereka merupakan keluarga yang sangat kaya raya.

Saat PD II, keluarga mereka jatuh miskin dan terpaksa terbang ke Jerman. Ayahnya kemudian memulai bisnis kembali dengan membangun perusahaan rokok. Perlahan mereka mulai kaya kembali. Namun Heidemarie malah merasakan sesuatu yang bertentangan dengan kehidupan mewah yang selama ini ia dapatkan.

Sekitar tahun 1994, Heidemarie mencari cara baru agar bisa hidup tanpa uang. Kemudian dia mendirikan yayasan pertukaran jasa, “Give and Take Central”. Yayasan ini menolong dan melayani orang dengan cara yang sederhana. Seperti mengasuh bayi atau membersihkan rumah yang dibayar dengan makanan. Barulah ia mulai bisa sedikit demi sedikit hidup dengan menggunakan uang.

Sampai akhirnya seorang temannya menantang dia untuk tinggal di rumahnya selama 3 bulan. Heidemarie pun mengambil risiko untuk tidak hidup tanpa uang.dalam setahun. Lalu kemudian Heidemarie tinggal dengan kawan lamanya. Dia melakukan pekerjaan rumah di mana dia tinggal, seperti berkebun, membersihkan jendela dan sebagai imbal jasanya, Heidemarie menerima makanan. Namun semakin ke sini, dia tak lagi mengharapkan imbalan apapun.

Kemudian ia pun menjadi pembicaraan orang-orang dan dia mulai diundang menjadi pembicara di kampus dan sekolah. Hebatnya lagi Heidemarie hanya menerima bila pihak pengundang bersedia menyediakan tiket transportasi dan menolak bentuk pembayaran lain dalam bentuk apapun.

Heidemarie pun berpindah ke satu tempat ke tempat lainnya sejak itu. Kini hidup Heidemarie diisi dengan bepergian untuk menjadi pembicara dan berbagi tanpa memusingkan harus tinggal di mana dan makan apa untuk ke depannya.

Kini jadwal Heidemarie cukup padat. Setelah sepekan menjadi pembicara di suatu wilayah, dia akan berkemas dan pergi dari satu tempat ke tempat lainnya masih di wilayah Eropa. Ia meminta bagi pengundang cukup menyediakan akomodasi transportasi untuknya.

Related Post:


0 komentar:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...